
Lorient berhasil menciptakan kejutan besar usai menaklukkan AS Monaco dengan skor 3-1 dalam laga yang digelar di Stade Louis II. Bermain sebagai tim tamu, Tim tamu tampil efektif dan disiplin, sementara Monaco gagal memanfaatkan status tuan rumah untuk meraih hasil positif.
Sejak awal pertandingan, Monaco mencoba mendominasi permainan dengan penguasaan bola yang lebih tinggi. Tekanan langsung dilancarkan untuk membuka pertahanan Lorient. Beberapa peluang sempat tercipta melalui skema serangan cepat, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat Monaco belum mampu mencetak gol.
Tim tamu tampil lebih sabar dan menunggu momen yang tepat untuk melancarkan serangan balik. Strategi tersebut terbukti efektif. Pada menit ke-18, Lorient berhasil mencetak gol pembuka melalui serangan cepat yang diakhiri dengan tembakan terarah ke gawang Monaco. Gol tersebut membuat permainan berubah lebih terbuka.
Monaco berusaha merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-33 ketika sebuah peluang di dalam kotak penalti berhasil dikonversi menjadi gol penyeimbang. Skor 1-1 membuat laga kembali berjalan sengit hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua
Tim tamu tampil lebih agresif dan percaya diri. Tim tamu kembali unggul pada menit ke-52 melalui skema bola mati yang dieksekusi dengan baik. Gol kedua ini membuat Monaco kembali berada dalam tekanan.
Dalam upaya mengejar ketertinggalan, Monaco justru meninggalkan celah di lini pertahanan. Tim tamu memanfaatkan situasi tuna55 tersebut dengan sangat baik. Pada menit ke-75, serangan balik cepat kembali berbuah gol ketiga yang sekaligus memastikan keunggulan Lorient menjadi 1-3.
Di sisa pertandingan, Monaco terus mencoba mencetak gol tambahan, namun pertahanan Tim tamu tampil solid dan disiplin. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-3 untuk kemenangan Lorient tetap bertahan.
Hasil ini menjadi kemenangan penting bagi Lorient, sekaligus menunjukkan ketajaman mereka saat bermain tandang. Sementara itu, Monaco harus melakukan evaluasi besar, terutama dalam menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan, setelah kekalahan mengejutkan di hadapan pendukung sendiri