
PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) kembali melakukan penyegaran di jajaran manajemen puncak. Kali ini, perubahan terjadi pada posisi Komisaris Utama. Zudan Arif Fakrulloh resmi ditunjuk menggantikan Untung Budiharto sebagai Komisaris Utama TransJakarta.
Pergantian ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memperkuat tata kelola,
meningkatkan kinerja layanan, serta menjawab tantangan transportasi publik yang semakin kompleks di Jakarta.
Langkah Strategis Penyegaran Manajemen TransJakarta
Perombakan jajaran komisaris dinilai sebagai langkah penting untuk memastikan arah kebijakan perusahaan tetap
sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan visi pemerintah daerah. Sebagai operator transportasi publik terbesar di Ibu Kota,
TransJakarta memiliki peran vital dalam mengurangi kemacetan, menekan polusi, dan menyediakan layanan mobilitas yang
terjangkau serta andal.
Penunjukan Zudan Arif Fakrulloh diharapkan membawa perspektif baru dalam fungsi pengawasan dan pengambilan keputusan
strategis di tingkat komisaris. Dengan latar belakang birokrasi dan pengalaman panjang di pemerintahan, Zudan dinilai
memiliki pemahaman kuat terhadap regulasi, tata kelola, serta dinamika kebijakan publik.
Profil Singkat Zudan Arif Fakrulloh
Zudan Arif Fakrulloh dikenal sebagai sosok birokrat senior dengan rekam jejak panjang di pemerintahan. Pengalaman
tersebut menjadi modal penting dalam mengawal kebijakan strategis TransJakarta, terutama yang berkaitan dengan sinergi
antarinstansi, penguatan kelembagaan, dan peningkatan akuntabilitas perusahaan.
Sebagai Komisaris Utama, Zudan memiliki peran sentral dalam mengawasi kinerja direksi, memastikan prinsip good corporate
governance berjalan optimal, serta mendorong tercapainya target pelayanan publik yang telah ditetapkan.
Apresiasi atas Peran Untung Budiharto
Sementara itu, Untung Budiharto yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama dinilai telah memberikan kontribusi
signifikan selama masa tugasnya. Di bawah pengawasannya, TransJakarta terus melakukan berbagai pembenahan, mulai dari
peningkatan kualitas layanan Tuna55, penguatan sistem operasional, hingga pengembangan jaringan transportasi.
Pergantian ini bukan semata-mata penilaian atas kinerja individu, melainkan bagian dari dinamika organisasi dan kebutuhan
penyegaran manajemen agar perusahaan tetap adaptif terhadap perubahan.
Harapan terhadap Kinerja TransJakarta ke Depan
Dengan komposisi baru di jajaran komisaris, publik berharap TransJakarta dapat semakin meningkatkan kualitas layanan,
baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun integrasi antarmoda. Tantangan ke depan tidak ringan, mulai dari
pertumbuhan jumlah penumpang, pengembangan armada ramah lingkungan, hingga perluasan layanan ke wilayah penyangga Jakarta.
Perombakan ini diharapkan menjadi momentum positif bagi TransJakarta untuk memperkuat perannya sebagai tulang
punggung transportasi publik perkotaan. Di bawah pengawasan komisaris yang baru, TransJakarta dituntut untuk terus
berinovasi dan menghadirkan layanan yang semakin profesional, transparan, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.